Air Terjun Tretes Kandangan - Kediri

Menapak Jalan Desa Medowo Kandangan Menuju Segarnya Air Terjun Tretes Mengunjungi salah satu wisata alam yang dikelola oleh Dinas kehutanan Propinsi Jawa Timur ini cukup melelahkan. Tetapi setelah melihat air terjun di ujung jalan setapak yang kami lalui rasanya semua kelelahan itu telah terbayar oleh keindahan paronama dan alam sekitar air terjun. Hal hal yang perlu diperhatikan dan dikembangkan adalah kawasan sekitar dan jalan akses menuju pintu masuk air terjun. Perjalanan wisata dimulai dari berkumpulnya rombongan di Kantor Kecamatan Kandangan yang merupakan kecamatan di Kabupaten Kediri yang paling timur. Walaupun Air Terjun berada di Kawasan Taman Hutan Raya R. Suryo masuk Kabupaten Jombang, namun akses termudah dapat dicapai melalui Desa Medowo, Kab. Kediri. Akses inilah yang diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk memberi efek ekonomis dari lebih banyak pengunjung yang datang nantinya.
Bersama rombongan kami menapaki jalan setapak berliku-liku menuju lokasi air terjun yang semakin lama semakin menyempit bahkan rute yang kami lalui berubah dari jalan aspal menjadi jalan rabat beton. Perjalanan harus terhenti sejenak setelah jalan tidak bisa dilalui oleh mobil. Kami turun di salah satu rumah penduduk yang mempuyai rest area yang sedang dibangun. Kami istirahat sejenak sambil melihat suasana kolam yang belum usai dibuat oleh penduduk, dan penduduk itupun juga siap membonceng kami satu persatu ke lokasi terdekat dengan air terjun yang bisa dicapai menggunakan sepeda motor.Jarak tempuh sekitar 3 km menuju lokasi. Butuh nyali yang kuat dan ketahanan fisik yang tinggi untuk menggerus jalan bebatuan dengan sepeda motor, di sisi kanan tebing menjulang dan di sisi kiri jurang terjal, bahkan harus melewati jembatan kecil dari bambu. Deru mesin sepeda motor berakhir di pintu masuk air terjun. Setelah bertemu dengan petugas yang akan mendampingi kami, dengan semangat kami melanjutkan sisa perjalanan dengan berjalan kaki. Medan berat berupa bebatuan dan tanah licin yang mudah longsor menjadi tantangan selanjutnya. Dengan medan sesulit ini, sepeda motor yang digunakan seharusnya jenis motor trail, namun penduduk lebih memilih menggunakan motor biasa dengan penggantian rem yang lebih sering sekitar 5 bulan sekali. Dari penduduk tersebut kami juga dapatkan informasi dan masukan, banyak pengunjung yang masih keliru jalan yang mungkin dapat segera dibantu penambahan papan penunjuk arah menuju lokasi sehingga tidak salah arah. Mereka juga menyarankan kepada kami untuk menginformasikan kesiapan penjelajahan seperti sandal gunung atau sepatu harus kuat karena jalan yang ditempuh berupa jalan setapak mendaki dari tanah berbatuan.
Ahhhhh…. akhirnya kami berhasil sampai ke tujuan. Air terjun ini menyegarkan kembali badan capek dan pikiran khawatir kami setelah melalui perjalanan yang melelahkan dan menantang. Air terjun mengucur deras dari tebing yang menjulang tinggi hampir tegak lurus 90 derajat dikelilingi pepohonan hijau menambah rasa takjub. Tidak terasa lagi perjalanan yang melelahkan. Segar! (Rhmn)

0 comments:

Copyright © 2013 seloparang-medowo